6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

Mitos adalah sesuatu yang dipercaya secara turun temurun dan terus menerus walaupun belum ada kepastian akan kebenarannya. Alasan kenapa mitos kerap langsung dipercayai adalah karena banyak faktor, salah satunya adalah kurangnya minat seseorang untuk mencari tahu sendiri kebenaran akan suatu informasi yang didapatkan.

Apa yang disebut dengan mitos ini ternyata juga ada di dalam dunia komputer. Dari tahun ke tahun, tidak sedikit orang yang harus termakan mentah-mentah oleh informasi mitos yang sudah beredar sejak lama. Nah, berikut ini adalah beberapa mitos terkait dengan komputer.

  • Update OS = tak perlu antivirus

6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

Ada anggapan bahwa dengan sering melakukan update operating system, maka perangkat komputer atau laptop akan lebih aman dari serangan malware atau virus. Ternyata anggapan tersebut salah besar karena update OS tersebut bukan berarti memberikan keamanan pada perangkat, melainkan hanya memberikan pembaharuan sistem saja. Jadi, untuk masalah penangkalan virus, maka penggunaan antivirus tetap perlu dilakukan.

  • Internet Explorer

6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

Memang benar dalam beberapa tahun lalu peramban milik Microsoft, Internet Explorer, sangat rentang untuk dimasuki atau disusupi malware dan virus. Oleh karenanya, tidak sedikit pengguna komputer atau laptop yang harus kecewa karena perangkat mereka ngadat terserang virus setelah memakai Internet Explorer.

Namun kini Microsoft telah berbenah dengan menyempurnakan perambannya itu menjadi sedemikian rupa. Bahkan sejak versi yang ke-9, Microsoft mengklaim bahwa Internet Explorer miliknya sudah bebas virus ataupun malware. Hanya saja, sampai sekarang pengguna Internet Explorer sangatlah sedikit.

  • Virus sebabkan perangkat rusak

6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

Well, memang ada benarnya dan ada juga salahnya. Dikatakan benar karena dalam beberapa tahun lalu memang virus komputer diciptakan dengan daya rusak yang beragam, mulai dari yang kecil, sedang sampai dengan besar. Hanya saja ketika era telah berubah, justru banyak pembuat virus yang menciptakan monster kecilnya itu agar tidak menyerang sistem namun lebih kepada pencurian data saja.

Para pembuat virus sadar bahwa jika dia tetap bersikukuh untuk membuat virus yang merusak, maka akan sangat mudah sekali dideteksi dan kemudian dihancurkan. Oleh karenanya, mereka akhirnya membuat virus yang tidak berimbas pada sistem agar dapat dengan mudah dan lama berada dalam sistem pencernaan.

  • Refresh

6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

Ada kalanya kita secara atau tanpa sadar melakukan refresh ketika berada di halaman muka saat startup selesai. Menurut kebanyakan orang, dengan melakukan refresh tersebut akan dapat melepaskan beban RAM walaupun tidak seberapa besar. Namun ternyata anggapan seperti ini adalah salah.

Refresh sendiri memiliki fungsi untuk menata, menyusun dan mengatur kembali tampilan dan icon yang terletak di halaman utama perangkat. Jadi dapat dikatakan tidak ada hubungannya antara refresh dengan RAM.

  • Magnet

6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

Sejak bertahun-tahun lalu, ada banyak informasi dan saran yang mengatakan bahwa agar dapat menjauhkan magnet dari perangkat. Selain dapat membuat layar menjadi terkena imbasnya, magnet juga dikatakan dapat membuat data-data yang ada di dalam harddisk terhapus.

Namun dalam sebuah penelitian tidak ditemukan ada kemungkinan magnet yang dapat digenggam mampu menghapus data yang tersimpan dalam HDD. Untuk dapat melakukannya, maka dibutuhkan plat magnet berukuran besar dengan kekuatan hisap yang sangat kuat.

  • Shift + Delete

6 Mitos Salah Kaprah Seputar Komputer yang Sampai Sekarang Masih Dipercayai

Jika ingin menghapus data, maka selain menggunakan tombol Backspace, kamu juga dapat menggunakan tombol Delete. Hanya saja, semua data yang terhapus akan tersimpan dalam keranjang sampah dan tidak hilang. Untuk itu disarankan untuk menggunakan Shift + Delete jika ingin menghancurkan data tanpa berbekas.

Ternyata anggapan tersebut adalah salah karena walaupun sudah menggunakan Shift + Delete, semua data yang hilang masih dapat diangkat kembali karena memang pada dasarnya data tersebut tidak hilang, hanya tersimpan saja dan tempat yang dinamakan Data Block.