6 Stereotip yang Kerap Melekat Pada Diri Seorang IT

6 Stereotip yang Kerap Melekat Pada Diri Seorang IT

Memang merasa sangat bangga ketika banyak orang yang bertanya dan meminta pertolongan terkait dengan keahlian yang dimiliki dalam bidang teknologi dan informatika. Hanya saja, terkadang juga ada hal-hal yang kurang mengenakkan dan menjengkelkan ketika ada yang merasa bahwa seseorang yang memiliki kemampuan dalam bidang teknologi informatika dan komunikasi (TIK) sebagai seseorang yang mampu apa saja.

Nah, berikut ini adalah beberapa stereotip salah yang melekat pada orang-orang yang memiliki keahlian dalam bidang TIK.

Sebagai advisor

6 Stereotip yang Kerap Melekat Pada Diri Seorang IT

Dikarenakan setiap hari berkutat dengan komputer, laptop, elektronik, jaringan sampai dengan internet, tidak jarang ada orang yang kerap menjadikan seseorang dengan keahlian di bidang TIK ini sebagai advisor ketika ingin membeli sebuah perangkat mobile, komputer atau laptop. Anggapan tersebut lahir karena menganggap orang yang pintar teknologi pastinya juga tahu tentang mana produk yang bagus dan yang tidak direkomendasikan.

Sebagai tukang servis

6 Stereotip yang Kerap Melekat Pada Diri Seorang IT

Seperti halnya anggapan bahwa orang yang pintar dalam bidang teknologi dan informasi sebagai orang yang paham segalanya, tidak jarang pula ada yang beranggapan bahwa orang yang bersangkutan itu pastinya juga mengerti bagaimana mengatasi perangkat elektronik seperti laptop, komputer atau perangkat mobile yang rusak. Oleh karenanya, banyak yang meminta bantuan kepada anak IT untuk membetulkan perangkat elektronik mereka yang rusak.

Up to date tentang teknologi

6 Stereotip yang Kerap Melekat Pada Diri Seorang IT

Sudah barang tentu jika setiap hari berkutat dengan laptop, komputer, jaringan, internet atau juga perangkat elektronik lain, maka secara tidak langsung orang yang bersangkutan memiliki pengetahuan dalam bidang TIK lebih tinggi dibandingkan yang lainnya. Bahkan tidak jarang yang beranggapan bahwa anak IT itu sangat up to date dengan segala informasi dan kejadian dalam dunia teknologi.

Kuper dan cupu

6 Stereotip yang Kerap Melekat Pada Diri Seorang IT

Stereotip ini sangatlah sering terjadi tidak hanya di dunia nyata saja, banyak kartun, anime sampai dengan film layar lebar yang memiliki andil untuk turut mendeskriditkan sekaligus menyamakan seorang yang memiliki keahlian dalam bidang teknologi informasi dengan sosok yang kurang pergaulan tau kuper dan cenderung cupu.

Tidak hanya itu saja, penggambaran yang melecehkan tersebut juga kerap ditampilkan dalam film yang mana orang-orang melek teknologi dan pintar di bidang tersebut tentunya jomblo atau tidak mempunyai pacar, over kurus atau over gemuk, berpakaian rapi ala nerd, berkacamata tebal, rambut rapi dan pakaian selalu dimasukkan ke dalam celana.

Anak IT = Hacker

6 Stereotip yang Kerap Melekat Pada Diri Seorang IT

Karena lebih mengerti tentang jaringan serta internet dibandingkan orang-orang awam pada umumnya, maka anggapan bahwa anak IT itu juga mampu bertindak layaknya seorang hacker untuk meretas sebuah web atau mencuri ID dan password sebuah akun. Maka tidak jarang ada permintaan dari seseorang kepada anak IT untuk membelikannya sesuatu menggunakan credit card orang lain, membobolkan akun seseorang sampai dengan menantang agar mampu meretas sebuah website.

Ketika ada sebuah proyek yang berhubungan dengan dunia teknologi dan informatika, maka akan menjadi satu tantangan dan tanggung jawab besar ketika orang yang menyerahkan project tersebut adalah pihak yang lebih tinggi jabatannya di sebuah perusahaan atau juga dari seorang client.

Ketika project yang dimaksudkan berhasil dan berjalan sesuai rencana, maka pujian akan datang bertubi-tubi, namun jika kegagalan yang didapatkan, maka tidak hanya marah saja yang didapat, akan tetapi juga cibiran dan sindiran bakal diterima karena dianggap tidak paham dengan keahliannya sendiri.