Teknologi Informasi dan Penerapannya dalam Dunia Pendidikan

Teknologi Informasi dan Penerapannya dalam Dunia Pendidikan

Tidak hanya di bidang pekerjaan yang berhubungan dengan perakitan mesin atau juga hal-hal yang berkaitan dengan elektronik, kelistrikan dan internet, namun teknologi informasi juga merambah dunia pendidikan. Tentu saja, hal tersebut mau tidak mau menjadi satu tantangan baru bagi para pendidik untuk menggunakannya sebagai sarana dan media pembantu proses belajar dan mengajarnya.

Memang tidak menutup mata bahwa sampai sekarang ini masih banyak guru-guru yang masuk kategori gagap teknologi atau gaptek, namun tidak sedikit pula yang secara langsung atau yang secara perlahan mengadopsi teknologi informasi sebagai media bantu mereka dalam mengajar.

 

Teknologi Informasi dan Penerapannya dalam Dunia Pendidikan
teknologi informasi juga merambah dunia pendidikan. Tentu saja, hal tersebut mau tidak mau menjadi satu tantangan baru bagi para pendidik untuk menggunakannya sebagai sarana dan media pembantu proses belajar dan mengajarnya

Tentunya dengan tuntutan zaman yang semakin tinggi seperti sekarang di mana guru adalah sosok sentral yang dianggap sebagai pembawa dan penyampai informasi penting dalam sebuah tempat pembelajaran seperti sekolah, harus juga mulai peka dan membuka diri terhadap kemajuan teknologi dan perubahan era seperti saat ini. Selain itu, guru juga wajib terus menjadi sosok role model yang harus dijadikan panutan para siswa tidak hanya di dalam kelas, melainkan di sembarang tempat dan waktu.

Oleh karena itu, Tagor Alamsyah Harapah sebagai Harahap, Kepala Bagian Perencanaan dan Penganggaran Sekretariat Ditjen GTK dariĀ  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengatakan bahwa ada 4 kompetensi dasar yang wajib dan harus dipunyai para pendidik.

4 kompetensi dasar tersebut antara lain kemampuan berkomunikasi dengan baik menggunakan media ataupun secara langsung, kemampuan berpikir secara kreatif, kritis dan logis, kemampuan berkolaborasi dan yang terakhir adalah kemampuan untuk memunculkan inovasi dan kreasi baru.

4 kompetensi tersebut dianggap wajib karena ke depannya dapat menjadi salah satu faktor pencetak generasi yang melek teknologi dan juga memiliki daya kritis sampai dengan kreatif yang akan dapat memenuhi standar kompetensi yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk mencapai 4 kompetensi tersebut, maka para guru harus terlebih dahulu mendapatkan pelatihan khusus dengan menggabungkan ilmu dari teknologi informasi dan teknologi dengan metode pembelajaran kolaboratif dan kreatif yang selama ini digunakan.

 

Teknologi Informasi dan Penerapannya dalam Dunia Pendidikan

Setelah mendapatkan pelatihan khusus tersebut, maka para pendidik diharapkan dapat secara mandiri mengaplikasikan ilmunya di depan para anak didik, seperti contohnya menggunakan media LCD sebagai pengganti papan tulis atau juga memakai kelompok belajar online yang dapat bermanfaat untuk menggantikan metode LKS. Tidak hanya itu saja, baik guru ataupun siswa juga akan berbagai informasi ketika memanfaatkan search engine dalam pencarian data dan informasinya.

Hanya saja, sampai sekarang ini masih banyak sekali sekolah-sekolah yang sangat terbelakang dan kurang mendapatkan dukungan sarana dan prasarana yang mengakibatkan apa yang diberikan oleh guru ke siswa juga hanya itu-itu saja.

Terlebih lagi, faktor ekonomi juga menjadi salah satu alasan kenapa penggunaan teknologi informasi akan dirasa menjadi sedikit lamban dalam penyebarannya. Dalam artian, tidak sedikit dari siswa didik yang masih hidup di bawah garis kemiskinan yang mana ketika harus dihadapkan dengan metode penggunaan teknologi informasi, maka dia akan terbentur akan media yang harus digunakannya di rumah sebagai medai belajar.

Menjadi satu keharusan dan rumus tak tertulis ketika sebuah negara ingin mampu bersaing dalam persaingan global, maka sumber daya manusia di dalamnya harus menguasai dan mengerti tentang teknologi informasi. Jika tidak, maka siap-siap saja negara yang bersangkutan akan tergilas dengan perputaran zaman yang semakin cepat seperti sekarang.